Sabtu, 02 Juni 2012

Materi Sosiologi X semester 2


 Hay, hello blogy. Malem ini gue pingin ngeblog, tapi gue senin ukk dan gue belum belajar sama sekali. Berhubung gue senin ukknya kimia, jepang, sama sosio dan gue gamau belajar kimia, pusing sama jepang, jadi gue memutuskan untuk belajar sosio. Tapi kan gue pingin ngeblog, tapi gue kan belum belajar jugaa. Akhirnya gue memutuskan blogging sambil belajar. Yaps, keputusan yang bagus bukan? Prok prok prok. Cekidot ini dia pelajaran sosio buat gue ukk.

Sosialisasi dan Pembentukan Kepribadian
a.       Sosialisasi
1.       Pengertian Sosialisasi
Sosialisasi adalah proses belajar individu untuk mengenal dan menghayati nilai2 dan norma2 sosial sehingga terjadi pembentukan sikap untuk berprilaku sesuai dengan tuntukan masyarakat
2.       Fungsi dan Tujuan Sosialisasi
a.       Memudahkan individu berfungsi dengan baik dalam masyarakatnya
b.      Membangun sebuah kepribadian yang sesuai dengan nilai dan norma
c.       Mengetahui nilai2 dan norma2 yang berlaku di dalam masyarakat
d.      Untuk mengetahui lingkungan social budaya suatu masyarakat
e.      Untuk mengetahui lingkungan social dan lingkungan alam sekitar
3.       Indikasi Keberhasilan Sosial
a.       Dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan social maupun fisik
b.      Terintegrasi secara kuat dengan masyarakat setempat dalam setiap aktivitas yang ditandai dengan keakraban dan persaudaraan di antara individu dengan warga masyarakat yang lain
c.       Memiliki banyak teman atau relasi usaha yang akan membawa ketenteraman dalam pergaulan serta keberhasilan dalam karier dan usaha
4.       Jenis Sosialisasi
-          Sosialisasi Primer
Sosialisasi yang dimulai yang paling pertama dialami oleh seseorang. Biasa terjadi di dalam lingkungan keluarga
-          Sosialisai Sekunder
Adalah tahap lanjutan setelah sosialisasi primer. Dalam tahap ini dikenal proses desosialisasi, yaitu proses pencabutan identitas diri yang lama dilanjutkan dengan resosialisasi, yaitu identitas baru yang didapat melalui institusi social.
5.       Tahap-Tahap Sosialisasi
1.       Masa anak-anak
2.       Masa remaja
3.       Masa dewasa
6.       Faktor-Faktor yang Memengaruhi Sosialisasi
1.       Factor Intrisik
-          IQ
-          Bakat
-          Postur tubuh
-          Gol. Darah
2.       Factor Ekstrisik
-          Kondisi lingkungan pendidikan
-          Kondisi lingkungan pekerjaan
-          Kondisi lingkungan masyarakat luas
-          Kondisi lingkungan keluarga
-          Kondisi lingkungan masyarakat setempat
-          Kondisi lingkungan pergaulan
7.       Media Sosialisasi
1.       Keluarga
Keluarga adalah media sosialisai paling awal dan satuan social terkecil di masyarakat.
Fungsi utama keluarga:
1.       Pendidikan
2.       Ekonomi
3.       Sosialisasi
4.       Pengawasan social
5.       Reproduksi
6.       Penghubung kerabat
Dalam lingkungan keluarga kita mengenal dua macam pola sosialisai yaitu:
-          Sosialisasi partisipasif, yaitu mengutamakan partisipasi anak (mendukung)
-          Sosialisasi represif, mengutamakan adanya ketaatan anak pada orangtua (menghukum)
2.       Lingkungan Sekolah
Proses sosialisasi pada media sekolah akan berfungsi sebagai berikut:
a)      Meningkatkan pengetahuan
b)      Mengembangkan ketrampilan2 khusus
c)       Mengembangkan bakat yang sudah dimiliki
d)      Mengembangkan sikap percaya diri dan tanggung jawab
3.       Teman Sepermainan
Peranan positif kelompok bermain bagi perkembangan anak, antara lain:
a)      Perkembangan kemandirian anak akan tumbuh dengan baik dalam kelompok sepermainan
b)      Anak dapat peluang untuk menumbuhkembangkan berbagai keterampilan social yang berguna bagi kehidupannya kelak
c)       Biasanya mendorong anak untuk bersikap lebih dewasa
d)      Memupuk rasa solidaritas dan kesetiakawanan
4.       Lingkungan Kerja
Didalam lingkungan kerja, seseorang akan bertemu dengan orang lain yang memiliki sifat2 yang berbeda. Itu menyebabkan seseorang untuk belajar dalam menyikapi orang lain.
5.       Media Massa
Melalui media massa, seseorang individu akan mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman mengenai bagaimana peran yang harus dilakukan dalam mengemban tugasnya.
Media massa semestinya mempunyai fungsi penting sebagai berikut:
a)      Fungsi edukasi
b)      Fungsi informasi
c)       Fungsi hiburan
d)      Fungsi komunikasi
b.      Kepribadian
1.       Pengertian Kepribadian
a)      Koentjaraningrat, menyebut kepribadian sebagai susunan dari unsur2 akal dan jiwa yang menentukan tingkah laku atau tindakan seorang individu.
b)      Theodero M. Newcomb, menyatakan kepribadian merupakan organisasi sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang dari perilakunya.
c)       Roucek dan Warren mendefinisikan kepribadian sebagai faktor2 biologis, psikologi, dan sosiologis yang mendasari prilaku seseorang
2.       Komponen Pokok Kepribadian
-          Cipta
Cipta merupakan bagian yang bersifat abstrak. Cipta menjadi suatu penalaran yang diperoleh berdasarkan pengalaman.
-          Rasa
Rasa merupakan pusat dari indra perasa. Bagian ini berfungsi sebagai pengukur dan pengendali perilaku manusia.
-          Karsa
Karsa merupakan pusat dari kehendak dan nafsu seseorang.
3.       Faktor Pembentuk Kepribadian
a)      Factor pembawaan (warisan biologis)
b)      Factor lingkungan fisik
c)       Factor kebudayaan
d)      Factor pengalaman kelompok
e)      Factor pengalaman unik
4.       Tahap Perkembangan Kepribadian sebagai Hasil Proses Sosialisasi
a)      Fase Pertama
Fase pertama terjadi di lingkungan keluarga. Charles H. Cooley mengatakan bahwa perkembangan kepribadian seseorang dimulaipada usia 1-3 tahun, ditandai dengan ia sudah dapat mengenal dirinya sendiri.
b)      Fase Kedua
Sering disebut dengan masa bermain. Fase ini adalah fase penyempurnaan atau perkembangan faktor 2 warisan biologis. Fase ini sangat efektif untuk membentuk dan mengembangkan bakat2 seseorang.
c)       Fase Ketiga
Fase ini ditandai dengan stabilnya perilaku individu. Pada fase ini individu mengalami suatu perkembangan yang relative tetap.
5.       Tipe Kepribadian
a)      Kepribadian normative
Kepribadian ini mempunyai attitude yang bagus. Cenderung untuk mematuhi segala norma yang ada.
b)      Kepribadian Perbatasan
Kepribadian ini cenderung labil. Sikap yang dibentuknya tidak pasti dan sewaktu2 dapat berubah. Seseorang dikatakan memiliki kepribadian perbatasan apabila memiliki dualism budaya karena proses perkawinan atau karena mereka harus mengabdi pada dua budaya yang tidak sama.
c)       Kepribadian Otoriter
d)      Trjadi apabila lingkungan social individu mrnempatkan dirinya diatas, yaitu di posisi yang selalu memimpin orang2 disekitarnya. Kepribadian ini cenderung bersifat egois, kurang bisa menerima pendapat orang lain dan sering menganggap remeh orang disekitarnya.

Perilaku menyimpang dan Sikap Antisosial
A.      Pengertian Perilaku Menyimpang dan Sikap Antisosial
è James Van der Zanden
Perilaku yang sejumlah orang dianggap sebagai hal tercela/diluar toleransi
è Bruce J. Cohen
Perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri dengan kehendak2 masyaratat
è Robert M. Z. Lawang
Tindakan menyimpang dari norma2 yang berlaku
B.      Sifat dan Bentuk Perilaku penyimpangan
1.       Sifat- sifat penyimpangan
a)      Penyimpangan positif
b)      Penyimpangan negative
2.       Bentuk-bentuk perilaku menyimpang
-          Penyimpangan primer (sementara)
-          Penyimpangan sekunder (berulang kali)
-          Penyimpangan individual
-          Penyimpangan kelompok
-          Penyimpangan situasional (pengaruh)
-          Penyimpangan sistematik
C.      Teori-Teori Penyimpangan
1.       Teori anomi
Menurut Robert K. Merton, anomi terjadi karena keridakharmonisannya antara tujuna budaya dengan cara2 mencapai tujuan budaya tersebut.
2.       Teori reaksi masyarat
Menurut Edwin M. Lemerd menyebutkan bahwa seseorang yang telah mengalami penyimpangan primer, akan berlangsung ke sekunder dengan alasan “kepalang tanggung”
3.       Teori konfik
a)      Teori konfik budaya
Teori nkonflik budaya terjadi dikarenakan tidak mau menerimanya budaya lain didalam suatu kemasyarakatan.
b)      Teori konflik kelas social
Para penganut teori ini menganggap bahwa perilaku menimpang timbul akabat perbedaan2 antarkelas social di masyarakat
4.       Teori Biologis
Menurut teori ini, sebagian perilaku menyimpang disebabkan oleh keadaan fisik seseorang
5.       Teori Psikologi
Hampir sama dengan teori biologis, hanya saja dalam teori ini seseorang melakukan penyimpangan dikarenakan gangguan mental
6.       Teori Sosialisasi
Intinya bahwa perilaku menyimpang timbul akibat adanya gangguan penghayatan sosialisasi nilai2 dan norma masyarakat
7.       Teori Differential Association
Penyimpangan terjadi dikarenakan mempelajari sebuah budaya yang berbeda
8.       Teori Pengendalian
Para penganut teori percaya bahwa dalam suatu masyarakat terdapat kesepatan yang dapat dilaksanakan bersama-sama
D.      Factor Pembentuk dan Penyebab Perilaku Menyimpang
1.       Factor Pembentuk PErilaku Menyimpang
a)      Keluarga
b)      Kelompok bermain
c)       Media massa
2.       Factor Penyebab Perilaku Menyimpang
a)      Kegagalan dalam proses sosialisasi
b)      Ketidaksanggupan menyerap norma social
c)       Proses belajar yang menyimpang
d)      Ketegangan antara kebudayaan dan struktur social
e)      Ikatan social yang berlainan
f)       Proses sosialisasi nilai2 subkebudayaan menyimpang
g)      Sikap mental yang tidak sehat
h)      Dorongan kebutuhan ekonomi
i)        Pelampiasan rasa kecewa
j)        Keinginan untuk dipuji
E.       Beberapa Praktik Perilaku menyimpang
1.       Kenakalan remaja
2.       Kejahatan
3.       Penyalahgunaan narkotika dan alkoholisme
4.       Hubungan seks diluar nikah dan penyimpangan seksual
5.       Sadisme
F.       Pengendalian Sosial
1.       Jenis Pengendalian Sosial
a.       pengendalian sosial formal
pelaksanaan pengendalian sosial formal ini dilakukan oleh lembaga-lembaga formal yang ada di masyarakat. antara lain, lembaga kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan.
b.      pengendalian sosial nonformal
c.       pengendalian ini dilakukan oleh para pemuka masyarakat yang mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan bermasyarakat.
2.       Sifat Pengendalian Sosial
a.       pengendalian sosial preventif
usaha yang dilakukan untuk mencegah agar tidak terjadi penyimpangan-penyimpangan.biasanya dilakukan dengan memberi nasihat-nasihat.
b.       pengendalian sosial represif
pengendalian sosial ini dilakukan untuk memulihkan keadaan setelah terjadi penyimpangan agar keadaan dapat kembali normal.
c.       pengendalian sosial persuasive
pengendalian sosial yang dilakukan untuk meyakinkan dengan cara mengajak, membimbing, memberi pengarahan, mengalihkan perhatian, dan sebagai.
d.       pengendalian sosial koersif
dilakukan dengan paksaan dan kekerasan fisik, seperti menangkap, menahan, dan mengucilkan. ini merupakan cara terakhir dalam tindak pengendalian sosial.
3.       Cara Pengendalian Sosial
a.       gossip
gosip adalah sebuah berita yang belum jelas kebenarannya. namun, jika seseorang sudah mulai terkena gosip akan lebih berhati-hati untuk bersikap.
b.       Teguran
adalah sebuah bentuk peringatan terhadap seseorang yang melakukan kesalahan. diharapkan, jika seseorang sudah mendapatkan teguran agar tidak melakukan kesalahannya lagi.
c.        Ejekan
ejekan adalah olok-olok bagi orang yang melakukan penyimpangan.
d.       Celaan
celaan sering diekspresikan dengan ucapan, protes, atau kritik terbuka yang langsung pada aeseorang yang melakukan penyimpangan.
e.      pengucilan
dengan dilakukannya pengucilan, diharapkan orang tersebut mengintropeksi diri dan memperbaiki kesalahannya agar dapat diterima kembali di masyarakat.
f.         Pendidikan
pendidikan formal maupun nonformal merupakan salah satu pengendalian sosial dasar untuk mengajarkan kita berbuat baik.
g.        Agama
agama merupakan sarana pengendalian sosial yang palung efektif. karena, didalam agama apapun, ia selalu mengajarkan kebaikann.
h.       Hukuman
i.         hukuman merupakan sanksi yang paling tegas pada para pelanggar peraturan.

Yaps itulah ringkasan dari materi sosio yang akan diujikan saat ukk nanti. Dikit? Wahaha silahkan dilihat dibuku sebenarnya seberapa banyak materinya. Sebenernya gua ngisi pelajaran sosio juga karena gue merasa blog gue begitu random, begitu nyampah, jadi ada baiknya gue memberi wejangan yang berguna. Sekian dari saya, salam olahraga! (?)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar