Minggu, 03 Juni 2012

Mama, aku sayang mama


Disebuah kota yang terpencil, hiduplah sebuah keluarga yang hanya terdiri dari ibu dan anak. Ibunya bernama Melinda dan anaknya bernama john. Mereka bukanlah keluarga yang sempurna. John mengalami penyakit yang menyebabkan dia terlihat dungu. Untuk berbicara pun susah. Sedangkan ayahnya John, pergi meninggalkan mereka berdua karena tidak dapat menerima kenyataan bahwa anaknya cacat.
Sebenarnya, Melinda sendiri juga tidak tahaaman dengan kenyataan yang diterimanya. Ia terlihat malu saat membawa John ke acara arisan bersama teman2nya.
Namun, dia selalu ingat bahwa anak adalah titipan Tuhan. Sampai suatu hari Melinda membawa John ke tempat rehalibitasi. Disana, John diajari membaca, menulis, dan berbicara. Namun ternyata usahanya tersebut tidak membawakan hasil.
Melinda sudah merasa putus asa. Dia mengambil keputusan untuk merawat John dirumah dan tidak menyekolahkannya.
Suatu malam, saat Melinda selesai membacakan John dongeng sebelum tidur, Melinda ingin mematikan lampu kamar John, hingga tiba2 terdengar suara John yang begitu polos.
“mama, aku sayang mama. Mama sayang john juga kan?”
Seketika Melinda menyadari bahwa sedungu2nya John, John masih mempunyai perasaan kasih sayang dan cinta. Suatu hal yang tidak pernah terpikirkan olehnya. Melinda pun yakin bahwa John bisa menjadi anak normal lainnya.
“memang kita tidak ke Paris. Tapi setidaknya kita ke Belanda. Mungkin tidak ada menara eifel tapi disana ada kincir angin yang begitu besar. Maka, nikmatilah negeri Belanda!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar